ku kibarkan dengan gagah
ku melangkah dengan berani
tapan mengenal lelah
demi satu tujuan
ku melangkah dengan berani
tapan mengenal lelah
demi satu tujuan
tujuan itu telah tertancap dalam hati
di lubuk hati yang paling dalam
yang selalu dalm pikiran
dan terpatri dalam diri
tapi seirimg waktu
sayapku yang gagah berani
yang selalu ku banggakan
akan patah
ku telah pertahankan sayapku
ku telah menjaga sayapku
ku telah memakai segala cara
untuk mengembalikan sayapku yang akan patah
tapi ketika akan menyatu kembali
sebuah batu yang besar
menghantam sayapku
sayap yang selalu ku banggakan
siapa gerangan yang melempar batu itu??????
yang tega menghamtam sayapku
apakah dia tidak pernah memiliki sayap
sehingga dia dengan hati melemparnya
sayapku jatuh satu-persatu
sayapku terbelah-belah
sayapku bertaburan
berterbangan dengan sendirinya
kini aku hanya memiliki satu sayap
yang akan selalu ku jaga
dan takakan ku biarkan
batu itu menghamtam sayapku lagi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar